Sunyi sepi gurun
menyelimuti perjalanan kudaku
Asik sendiri mengangguk mengikuti irama
Apa kau menikmati musik syahdu pasir berbisik?
Nampaknya aku mulai menikmatinya juga
Kau tahu, kuda?
Sering kali gunung pasir itu lukisan bagiku
Paras gadis gurun yang kita jumpai tempo hari
Oase tak lagi permata gurun tanpanya
Bulan purnama tak cukup terang melawan elok matanya
Ah, kau kuda…
Terkikih saja karna lamunanku
Beruntung awan menutup sinar rembulan
Sembunyikan wajah merah padam
Adakah gadis gurun menanti?
Hanya sekedar penambah semangat
Piramida-piramida itu menanti tuk ku jemput
‘kan ku bongkar rahasia harta karun
Pasti…
inspired from "The Alchemist"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar