Senin, 17 April 2017

Half of roof top is under construction

Ini kalau ujan ya mantolan tidurnya :D
Sudah dibantu di doa in banyak orang
Semoga semua lancar
Amin

Sabtu, 25 Maret 2017

Filter Biologis atau Box?

Pertanyaan yang sering kali terlintas di pikiran saya juga
Filter yang bagus untuk akuarium itu mendingan pakai filter yang bagaimana sih?

Nah, kali ini akan dibahas mengenai penggunaan filter yang "sebaiknya" digunakan untuk akuarium kita
Apakah kita mau menggunakan filter box?
atau menggunakan filter biologis samping?
fotonya nyusul :p

Ternyata eh ternyata, menurut mas Imam Pranoto, mendingan pilih filter biologis, tapi bukan yang samping, melainkan filter biologis belakang
Hal tersebut dikarenakan dengan menggunakan filter biologis belakang, area filter biologis mendapatkan volume yang cukup besar dikarenakan mengikuti panjang dari akuarium kita, jadi media bisa lebih banyak, otomatis bakteri pengurai yang berkembang biak akan lebih banyak :D

Air bening, ikan sehat, keeper bahagia :D

Filter Biologis part 2

Numpang nyolong catatan dari pak dokter Imam Pranoto, Teras, Boyolali tentang filter memfilter.

Ternyata eh ternyata, yang namanya aquarium dengan filter biologis samping itu kebanyakan nggak memadahi, dalam artian filternya minim banget gitu deh, jadi kurang optimal dalam bersih-bersih tank yang ditinggali oleh si iwak alias ikan peliharaan kita

Di grub facebook Ikan Hias Solo atau yang biasa disingkat IHS muncul lagi pertanyaan mengenai susunan filter biologis yang baik dan benar

Diposting oleh akun Neny Afriaant :

#Mau tnya gan.
Ada yg tau susunan bwt aquarium bio samping gk gan. .dr atas sampai bwah yg pling recomended gmana ya apa aja bhan2 yg d.bthkan. .trma kash admin!

Dan dijawab oleh mas Imam Pranoto :

Rata2 Aquarium dgn Biosamping memang kapasitas filterny tdk smp 30% dr vol efektif aquarium.

Utk Mekanik (dr atas ke bawah)
- Batu Koral kecil2
- Biofill Sponge (tebal 3 cm).
- Dakron permukaan rata (hitech/ultra)
- Busa bergelombang (purnama).

Utk Biologi (media dgn SSA besar)
- Batu Apung (permukaannya porous baik utk rmh bakteri, cukup efektif, ekonomis)
- BioBlox (efektif, bs dibuat dari biofill sponge lembaran dipotong2 jd btk kubus 3x3x3 cm, 1 lembar 8-10rb, 1 lembar bs jd 40 pcs Bioblox)
- Crystal Bio (sangat efektif tp mahal).

Utk Kimia
- Batu Zeolit (penting pd masa2 setting awal, utk menyerapn lgsg amonia, sambil menunggu maturitas biomedia).
- Karbon Aktif
(Zeolit & Karbon aktif pnya masa efektif +- 3 bulan)
- Karang jahe. (Bisa sekaligus sbg biomedia, krn permukaannya yg porous).

Atau juga bisa chamber 1&2 diisi full BioBlox (bisa sbg mekanik & biologi), ditempatkan dlm kantong jaring, bru dimasukkan dlm chamber. Spy mudah nnti saat membersihkan chambernya.

Khusus chamber biologi, diberi tambahan aerasi utk menunjang kehidupan bakteri & proses nitrifikasi (amonia-nitrit-nitrat).
Tambahkan juga bakteri starter.

Pengalaman, sy liat dari admin master louhan, hanya menggunakan Bioball, sbg biomedia, aquarium besar 1 meteran + biosamping, dgn populasi 1 louhan + 1 parrot, airnya bisa cling trus. Itu krn populasi & frekuensi pemberian pakannya terjaga.
Cc Paman Abdurrahman

Juga postingan admin master predator, full BioBlox (sbg media mekanik sekaligus biologi), ditaruh dlm box stereofoam sbg filter external utk aquariumnya yg jumbo.
Cc Mbah Dwipo Yono.

Intinya, pemilihan media filter baik utk mekanik & biologi, jg memperhatikan populasi tank & frekuensi pemberian pakannya. Krn kotoran ikan & sisa pakan inilah yg akan menentukan berat ringanya proses filtrasi.

#cmiiw ya lur 








Rabu, 22 Maret 2017

Filter biologis

Tempo hari ada pembahasan mengenai "Gimana sih biar aquarium bisa bening airnya?"

Sebelum membahas bagaimana cara "ngebeningin" air, kita bahas dulu ukuran tanknya...

Tank yang aku gunakan berukuran 100*40*50, merupakan ukuran maksimal untuk keamanan dan meminimalisir kaca pecah dikarenakan tekanan air terlalu besar dengan menggunakan kaca 5mm

Ukuran tersebut dikurangi untuk biologis dengan ukuran kurang lebih 15cm pada panjangnya dengan 3 chamber (tiga ruangan)

Sementara ini aku menggunakan media :
Di chamber 1:
Dakron
Japan matras
Spon hitam
Dakron
Karang jahe
200 bio ball

Chamber 2:
Karang jahe full

Chamber 3:
Power head kandila 1200l/h

Jujur aja dengan menggunakan media dengan susunan seperti itu aku masih merasakan kekurangan dimana spon harus dicuci setiap pagi, terkadang bisa 2x sehari agar air tetap bening / bersih

Kemudian mas Imam Pranoto memberi masukan :

" Dengan kapasitas filter minim spt itu, kalau Biomedia hanya mengandalkan BioBall, kurang efektif nanti filtrasinya khususnya nitrifikasinya, apalagi populasinya masih cukup banyak ikannya. "

Lalu gimana seharusnya?

" Kalau mau hemat pake Batu Apung, untuk Biomedia, banyakk pori-pori berlubang (porous) nya, bagus untuk memuat/rumah byk bakteri.

Atau BioBlox, bisa buat sendiri dari lembaran Biofill sponge (@8rb), dipotong2 jadi kubus kecil. Tiap lembar bisa jadi 40 pcs BioBlox.
Bioblox juga bagus buat rumah bakteri.

Klo yg mahal Crystal Bio (CB), kemampuan 1 pcs CB setara dgn 10 pcs BioBall. CB mirip dengan Karang jahe, tapi bentuknya lonjong/bulat & tidak menaikkan pH air. Harga per Kg smp 150rb an
Hehehe "

Sebagai tambahan, mas Imam mengatakan bahwa :
" Chamber Biomedia sebaiknya tidak perlu diutak atik, kalau ada kotoran didasar chamber bisa disiphon. BioBlox cukup dimasukkan dalam kantong jaring, nanti kalau dasar chamber sudah kotor, kantongnya tinggal diangkat trus disiphon saja, tidak perlu dicuci medianya, kuatir bakteri2 nya ikut hilang nantinya.
Yang paling penting Chamber Mekanik, sebaiknya medianya rutin dibersihkan minimal 2x/minggu.
Pengalaman dakron gelombang merk purnama itu awet banget, ndak gampang hancur meskipun diperes waktu membersihkannya. "

Sumber : https://mobile.facebook.com/comment/replies/?ctoken=1842690162652992_1842809772641031&count=6&curr&pc=1&ft_ent_identifier=1842690162652992&gfid=AQDLqLDjj8XNvQbf&refid=18&ref=opera_speed_dial&__tn__=R

Semoga catatan ini dapat bermanfaat di kemudian hari

Pengebab air aquarium berbusa

"Kok air dalam aquarium bisa berbusa ya?
Berbahaya atau tidak?
Mohon pencerahan dari para master"

Suatu kalimat dan pertanyaan yang menandakan bahwa kita para pecinta amis-amis perhatian dengan lingkungan tumbuh dari ikan peliharaan kita

Kemudian mas Imam Pranoto menjawab :

"
Penyebab busa/buih muncul :
1. Penggaraman.
2. Filter blm running sempurna (ideal 3-4 minggu), shg kemampuan biomedia mengolah zat inorganik (amonia-nitrit-nitrat) yg berasal dr gradasi pakan & kotoran ikan, jg blm berfungsi maksimal, krn bakteri nitrifikasi blm tumbuh, berkembangbiak & berkoloni pd biomedia.
3. Bila filter sdh running sempurna, penggantian air (WC) yg terlalu byk bisa ikut membuang bakteri yg ada pd air.
Penggantian air sebaiknya 30% tiap 2 hari sekali atau 50% seminggu sekali.
4.Buih/busa muncul krn pd saat kadar zat inorganik terlarut tinggi, ia berbenturan dgn tekanan udara dari semburan aerator atau gaya jatuh air yg keluar dr output filter.
5. Ikan yg tidak sehat atau stress, pd kondisi ini ikan cenderung mengeluarkan lendir lebih banyak dr tubuhnya, shg pd saat lendir itu bercampur dgn air terbentuk busa/buih.
6. Ikan betina yg bertelur, tentu saja krn kandungan protein pd telur tsb yg tinggi dan akan terdegradasi mjd amonia.
7. Overpopulasi et Overfeeding, tentu saja semakin byk populasi ikan, semakin byk pakan yg harus diberikan, semakin byk pula produksi kotorannya, amonia naik dst dst.
Solusinya :
1. Penggaraman sebaiknya diprioritaskan hnya utk karantina ikan yg sakit atau yg baru datang saja. Penggaraman pd filter dgn zeolit bs melepaskan kembali amonia yg sdh terserap.
2. Sesuaikan antara kapasitas filter dgn kemampuan biomedia yg akan dipilih. Bila kapasitas filter minim (<30% vol efektif aquarium), pilihlah biomedia dgn SSA yg besar, agar dpt menampung lebih byk bakteri nantinya. Kuantitas biomedis tdk harus byk.
Misal : Batu Apung, BioBlox, Porous Bioring/Bioceramic, Crystal Bio, Lavarock, Bio Clean Water, Alfagrog, Gromax dll.
Bila kapasitas filter besar (30-40% vol efektif aquarium), pilihlah biomedia dgn SSA yg kecil-sedang, dgn catatan kuantitas jg hrs byk.
Misal : BioBall Spike, BioBall Golf, Smooth Bioring.
3. Utk membantu akselerasi penyempurnaan biomedia, bisa ditambahkan bakteri starter lgsg pd biomedia, dgn diberikan byk aerasi pd chamber biomedia.
4. Population & Feeding control.
5. Bila nampak tanda2 indukan akan kawin, lgsg dipindahkn saja di tempat tersendiri sekaligus pemijahan.
6. Bila nampak tanda2 ikan tidak sehat, segera karantina ikan tsb di tempat terpisah, sesuai prosedur atau penatalaksanaan thd penyakitnya.
Semoga bermanfaat.
# cmiiw ya lur, maturnuwun."

Semoga catatan ini bisa mempermudah untuk pencarian informasi mengenai hal terkait di kemudian hari

Sumber : https://mobile.facebook.com/photo.php?fbid=10154521749782756&id=557422755&set=gm.1843265705928771&refid=18&ref=opera_speed_dial&__tn__=E

Senin, 20 Maret 2017

Kematian pada manfish

Akhirnya selisih 2 hari di susul deh sama 8 temannya
Total 13 ekor manfish mati :v
Sedih sih tapi ya mau gimana lagi, mabok berat soalnya dah di karantina sedemikian rupa tetep aja KO
Next belajar lagi tentang perawatan ikan yang satu ini :3

Home sweet home on progress

Manfish di tank utama pada KO

Tempo hari saya coba untuk pelihara manfish alias angel fish jenis platinum

Hari ini mulai pada mati :"(

Kronologinya :
* Lagi main ke toko aquascape, ada display manfish yang bisa handfeeds (diberi makan menggunakan tangan), disitu aku tanya, dan ternyata itu diberi makan cacing kering, langsung deh beli 6pcs (harga Rp 5rb / bungkus 5gram)
* Senin 13 maret 2017, mulai deh kasi makan, nggak doyan awalnya jadi kasi dikit aja
* Selasa 14 maret 2017, mulai doyan, disitu mulai deh seneng bener akunya, kasi deh makan banyak, sorenya tiba-tiba air di tank super keruh
* Rabu kuras deh 50% ternyata masih belum beres, di hari yang sama dateng deh 3 oranda gedhe, kondisi tank mulai berdesakan plus keruh
* Kamis WC lagi 75% ikan masih aman, tank tetep keruh rasanya jengkel bener, paling gak nyaman kalau liat tank keruh gitu
* Jumat ikan masih santai tapi sirip kemerahan
* Sabtu tank masih keruh, pertama mulai tumbang manfish slayer (gak tau pokoknya aku taunya gitu, super veil kalau gak salah sebutnya)
* Minggu semua ikan aku masukin di tank karantina + ember, air tank aku kuras abis 99% air bening, 4 manfish slayer mati (itu padahal di toko 35rb an :v )
Manfish platinum masih santai aja
* Senin sementara tumbang 4 ekor platinum :'D

Padahal sudah di karantina
Heater 32 derajad
Akriflavine
Garam ikan
Anti white spot

Sisa 5 platinum yang siripnya masih merah, mulutnya juga agak beda
Tapi ini aku jadiin satu sama koki di tank utama
Jenuh :v kalau mau mati, ya mati aja sekalian :v

Pesan moral dari cerita ini :
* Kalau WC jangan kebanyakan + keseringan
* Ngasi makan juga harus sewajarnya aja
* Populasi di tank harus di atur (jangan kebanyakan ikan)
* Cacing beku bikin keruh
* Manfish » ikan yang butuh air mature, kalau kena air baru gampang banget sakitnya

Minggu, 25 September 2016

Ya...! Saya Sang Pengusaha Muda



Sekarang kalau lagi kumpul reuni sama temen SMA atau temen kuliah, salah satu pertanyaan yang diluncurkan kepada kita adalah “Sekarang kamu dimana (maksudnya kerja dimana)?”

Pertanyaan simple tapi sering kali susah untuk dijawab terutama untuk mereka yang tidak, atau setidaknya “belum” punya pekerjaan tetap. Sekolah tinggi-tinggi, kok belum punya pekerjaan tetap. Sedikitnya ada perasaan tidak mengenakkan untuk suatu pertemuan yang seharusnya menggembirakan karena bertemu lagi dengan sahabat-sahabat lawas.

Beberapa ada yang menjawab jujur dengan sedikit menundukkan kepala karena malu, beberapa yang lain senyum-senyum yang dipaksakan menutupi rasa malunya. Tapi akan ada segelintir orang yang dengan tegap menjawab dengan gagahnya bahwa dia tidak bekerja. Iya, tidak bekerja. Tapi berwirausaha, entah apapun itu. Mulai dari jualan makanan, punya produksi garmen, online seller dan bahkan aktifis sekaligus trainer pengembangan diri.

Pendapatan mereka tidak kalah kok bagi yang menjalankan bisnisnya secara serius. Ada yang dalam usia belia sudah mampu menghidupi keluarganya “hanya” dengan berjualan online. Bukan harga mati lagi ketika kita sudah menyelesaikan studi kita, lalu kita “harus” bekerja.

“Daripada bekerja ikut orang yang seadanya, mendingan kerja sendiri, kalau bisa  malah besok bayar orang biar kerja untuk kita”

Katakanlah “orang kantoran” bergaji Rp 2 juta perbulan, berikut adalah perhitungan harga tenaganya yang dibayar oleh bos mereka :

Rp 2.000.000 : 26 hari = Rp 76.923/hari dibulatkan menjadi Rp 77.000/hari
Perhitungan tersebut cuma gambaran kasar dari pendapatan dari “seorang kantoran” yang berangkat jam 8 pagi dan pulang jam 4 sore setiap hari senin sampai dengan hari minggu. Yang artinya ada 8 jam bekerja di kantor (terlepas jam lembur) + waktu perjalanan rumah ke kantor + waktu perjalanan kantor ke rumah dalam sehari yang mereka lewatkan untuk melakukan hal-hal yang mereka sukai seperti berkumpul dengan keluarga atau menjalankan hobi mereka.

Kita cari gambaran lain untuk wirausahawan muda yang “disamakan” dengan pendapatan orang kantoran tadi. Katakanlah wirausahawan muda ini berjualan baju yang diambilnya dari pasar Klewer, Solo. Harga 1 potong celana santai dari pasar Rp 15 ribu, dijual kembali keuntungan 5 ribu (karena grosir tidak memungkinkan untuk mengambil keuntungan banyak). Kemudian perhitungan keuntungan untuk mencapai 2 juta adalah sebagai berikut :

Rp 2.000.000/bulan : Rp 5.000 = 400 potong/bulan = 13,33 potong/hari atau di bulatkan 14 potong / hari
Dengan menggunakan fitur media sosial seperti bukalapak.com , facebook.com , instagram , blogger dan lain sebagainya, pasti akan memakan banyak waktu untuk mengetik “spek” atau keterangan mengenai apa yang kita jual di masing-masing media tersebut. TAPI… sekali kita posting ke media tersebut akan ada banyak orang yang berkali-kali dapat melihat iklan mengenai dagangan wirausahawan muda tersebut.

***Teringat pada suatu cerita dari buku tulisan Robert T Kiyosaki mengenai “Pipo dan Ambero”. Ambero adalah seseorang yang menggunakan ember untuk mengambil air di mata air yang ada di gunung untuk memenuhi kebutuhan air desanya. Semua orang bahagia ketika setiap hari Ambero terus bekerja dan air tercukupi. Di sisi lain Pipo adalah seseorang yang membangun saluran pipa untuk mengalirkan air ke desa. Butuh waktu lama agar saluran itu selesai. Pada bulan ke tiga akhirnya saluran pipa tersebut terselesaikan. Kebutuhan air desa semakin tercukupi. Untuk hari-hari berikutnya Pipo hanya sesekali mengecek saluran pipanya, tidak demikian Ambero yang terus bekerja mengangkat ember setiap hari.***

Apapun perkerjaan kamu, lakukanlah bila menurutmu itu terbaik untuk dirimu dan orang-orang di sekitarmu.
SUKSES ITU APA?
Dinilai dari jenis pekerjaanmu kah? Atau jumlah rupiah yang kamu dapatkan?

Nggak usah muluk-muluk cari tau tentang apa itu nilai hakiki sukses yang paling benar itu apa. Sukses itu ada dalam dirimu yang dibentuk oleh pemikiran-pemikiran yang ditanamkan oleh lingkunganmu.

“Kalau menurutmu?”

Menurutku? Sukses itu dinilai dari seberapa banyak kita bisa memberi kepada orang lain.

Tidak harus hidup kaya raya bermandikan harta benda, tidak harus sehat selalu sepanjang hayat. Cukup berkecukupan pada suatu waktu. Cukup sehat untuk berjuang. Cukup rejeki untuk melanjutkan perjuangan berikutnya. Lalu kenapa harus terus berjuang? Ya karena sebanyak apapun kita memberi, belum tentu kita dapat mencukupkan semua orang yang ada di sekitar. :D
So… keep on fight!

Selasa, 19 Juli 2016

Luka

Orang-orang suku dalam merasa gagah dan bangga memperlihatkan bekas-bekas luka yg menghiasi sekujur tubuhnya

Ketika orang lain menanyakan mengenai luka tersebut, terdapat cerita-cerita heroik mengenai upaya mereka berkelahi dengan alam agar keluarga mereka dapat makan

Luka ketika mereka bertarung dengan hewan buruan mereka
Cakaran
Gigitan
Bahkan bekas tanduk dari hewan liar

Sama

Sama seperti kantong mata yg menggantung berat di wajah mereka
Sama seperti uban yg menjadi mahkota mereka
Sama seperti tubuh gempal yg menghiasi tubuh mereka
Sama seperti wajah yg kian hari kian jelek itu

Jelek? Itu kata kalian
Itu adalah pahlawan kehidupan kami
<3

Sabtu, 25 Juni 2016

Si "CINA" Ramah

Kamu, yang sudah pernah tahu siapa aku, pastinya paham betul kalau aku dikelilingi "wong cina" pada hari-hariku. "Lah, ya pasti lah... Lha, ya mesti lah... Wong aku yo ana ambu-ambu cino ne kok (lah, ya pasti lah... Soalnya aku juga ada bau-bau (keturunan) cinanya kok)(≧∇≦)/

Emang gak sedikit orang yang bertanya, itu namamu "lie" nama beneran apa nama facebook?
Kalau beneran chinesse kok item? Anak nemu di tempat sampah kali? Hahaha...

Dalam hati cuma bisa bilang "Asemmm..."
Iya, cuma dalam hati doang... Soalnya aku tahu betul, semakin aku terlihat marah atau merasa sebal, malah mereka justru bakalan makin menjadi ngejeknya.

Kemudian keluarlah jurus pamungkas supaya mereka berhenti mengejek, "di-iya-in aja". Jurus pamungkas yang aku pelajari dari seorang pembawa acara di TV, Tukul Arwana. Makin diejek, kita harus makin menerima, kalau perlu kita bisa tambahin sekalian ejekan tentang diri kita sendiri biar mereka makin bahagia. Jurus ini aku bilang 90% ampuh dan berhasil menghentikan ejekan terhadap kita, sekaligus membuat diri kita semakin "menarik" bagi orang-orang yang ada di sekitar kita. O(≧∇≦)O

Oh iya, tertawa selepas mungkin juga membantu aku dalam ber-acting bahagia. Nah di posting yang satu ini, aku bakalan share bagaimana cara kamu untuk acting. Caranya gampang banget, cukup mengatakan "a-haha-hahaha-haha-haha". Gampang banget kan? Itu dialog yang harus kamu hafalkan dalam acting bahagia.

Sekali lagi ya, "a-haha-hahaha-haha-haha"
Harus ingat yaaa... "a-haha-hahaha-haha-haha"

Penting untuk kamu melatih intonasi yang akan kamu ginakan agar terlihat lebih natural. Jadi, mereka, para penonton, akan merasa bahwa kamu benar-benar bahagia.

Untuk gesture alias gerakan tubuh, ada beberapa pengembangan misalnya ketawa sambil gedor-gedor meja. Tapi jangan terlalu keras nanti rusak mejanya. Kalau perut kamu mendukung, kamu bisa megang perut kamu yang agak semok itu, karena orang yang perutnya agak "berisi" biasanya menahan guncangan di bagian itu ketika tertawa. Kamu juga bisa menaik-turunkan bagian kepala dan bahu kamu. Sekali "ha", sekali naik turun, sekali "ha", sekali naik turun. Jadi memang temponya agak cepat.

Untuk mimik wajah coba lihat emotikon berikut ini
( ^∇^)
Ya, pastinya kamu gak akan benar-benar melakukan ini, ini cuma sekedar gambaran bagaimana otot-otot wajah kamu akan kamu tarik sedemikian rupa sehingga mulut kamu agak menganga, yang membuat otot pipi agak tertahan berat dan terkumpul, yang membuat otot pipi mendorong bagian bawah mata, yang membuat bagian mata sedikit tertutup.

Latihan biasanya dilakukan di depan cermin.
Kamu harus melakukan semua step tersebut secara maksimal dalam waktu yang bersamaan. Karena kamu cuma memiliki satu kesempatan untuk mendapatkan hasil yang kamu inginkan.

Itu kalau ketawa, atau bahkan ada yang bilang ngakak.

Kalau misal diajak kenalan sama orang yang baru dijumpai kan gak mungkin kita ngakak. Supaya terlihat ramah, akmu bisa menirukan emotikon yang ini
(^ω^)
Nah, loh... Makin ribet kan? Hahaha

Hampir sama sebenernya untuk mimik wajahnya. Tapi yang membedakan cuma mulut gak mangap. Dan mata cuma menyipit. Kalau kamu "cina" kamu akan terlihat agak merem. Dan makin merem, makin terlihat ramah. (≧∇≦)/

Hahahaha... Postingan menyesatkan...

Jumat, 24 Juni 2016

Apa kabar kembali?



Apa kabar kembali?

Setelah sekian lama tidak menyambangi blog yang satu ini, blog yang pada awalnya memang ditujukan sebagai cacatan kehidupan seorang Christian Renata Lie.

Hei!
Sekarang aku sudah menjadi seorang hipnotis dan pesulap. Walaupun belum sepenuhnya terjun ke dalam bidang tersebut dan tentunya menjadikan seorang aku yang profesional  tapi setidaknya aku sudah mulai menjelajah di dunia yang baru ini lagi

Hipnotis sudah aku pelajari sejak akhir tahun 2014. Sekarang sudah menjadikan kemampuan itu untuk “dipandang” lebih tinggi oleh orang-orang sekitar sekaligus dipandang rendah karena sifatnya yang masih “negatif” dalam benak mereka tentang keilmuan yang satu ini. Tidak jadi masalah toh apa kata mereka tidak begitu berpengaruh dengan kehidupan aku.

Banyak hal baru yang aku pelajari dalam sebuah komunitas hipnotis yang ada di kota Bengawan ini. Rumah Hipnotis Solo dengan Mas Andie Fians dan Singgih sebagai pilar utamanya. Manusia-manusia sakti bermunculan dalam kehidupan hipnotisku. Mulai dari dewa marketing, motivator, gamer, pesulap, yang berbau mistik, dukun, energi, online marketing, fotografer. Banyak.

Ya, sedikitnya mereka sudah membentuk pemikiran-pemikiran positif dalam otak ini, walaupun tidak dipungkiri yang negatif juga ada. Ahahahah.. gak jadi masalah, toh itu namanya hidup selalu ada titik hitam di area putih dan titik putih di titik hitam

***

18 maret 2015, aku mulai memberanikan diri untuk “mengadakan” sebuah magic shop. Sebuah toko online yang menjual alat sulap bernamakan Abrakadabra Magic Shop. Lucu juga sebenarnya untuk memulai usaha yang satu ini justru di mulai dari ketidakpunyaan modal. Modal cuma 35 ribu rupiah kalau tidak salah. Dalam waktu singkat sudah menjadi lebih dari 5x lipat modal awal. Pikirku lumayan juga dan akhirnya sekarang sudah mulai berkembang walau masih belum bisa di bilang usaha yang mapan tapi kalau hanya sekedar untuk hidup, usaha ini masih mampu aku andalkan. Bahkan untuk membeli “mainan” baru juga masih mencukupi.

Abrakadabramagicshop.blogspot.co.id

Iya, itu alamat blognya. Kelak tulisan ini akan mengingatkan aku lagi untuk mengunjungi blog tersebut kalau-kalau semisal terlupakan. Tapi untuk saat ini aku masih menaruh harapan yang sangat besar kepada usaha yang satu ini. Karena menurut aku usaha yang satu ini merupakan salah satu usaha yang modalnya paling sedikit, resiko sedikit, dengan keuntungan banyak dengan prospek yang sangat bagus karena orang yang tidak tahu sulap akan selalu menganggap bahwa suatu trik adalah trik yang baru. Dan tentunya kebanyakan alat sulap tidak bisa basi. Toh kalau memang basi seperti tissue uya kuya alias flash paper dan sebangsanya pasti selalu laris karena digunakan secara berkali-kali dan pastinya praktisi sulap dan hipnosis akan terus beli-beli-beli dan beli lagi.

Setidaknya aku akan mendirikan sebuah “warung” kecil untuk penjualan offline dari produk alat sulap. Dalam bayanganku ada seseorang yang bisa membantu aku untuk menjalankan usaha yang satu ini dikehidupanku di masa depan. Dan orang itu adalah keluarga yang mengatur beberapa pegawai yang menghandle penjualan online (mulai dari marketing, urusin web, nyampah di bukalapak tokopedia dkk) dan pegawai penjualan offline (angkat-angkat stock alat sulap, pembukuan, bantu packing kiriman ke luar kota). Oh iya, gak lupa gimmick maker juga harus ada. Gak perlu pro, cukup tekun, teliti dan tentunya dia menganggap apa yang dibuatnya adalah barang yang akan dia gunakan sendiri untuk kepentingan dia main sulap juga.

Harus ada “jiwa” dalam setiap tangan yang akan mengembangkan usahaku kelak.

Nah ketika usaha yang satu itu berkembang, aku bisa bekerja.

Atau…..
Merintis usaha baru lagi, mungkin toko kelontong, mungkin semacam suatu sistem marketing mengenai sulap, pelatihan hipnotis dan hypnotheraphy, garment seperti penjualan kemeja, jas, blazer sebagai produk turunan dari sulap dan hipnotis

Ngomong-ngomong tentang garment, aku sudah mulai mencoba untuk memasarkan produk blazer. Dan asiknya itu bisa custom ukuran dan model. Jadi bisa disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Misalnya untuk kepentingan sulap payung, tongkat, burung dan lain sebagainya. Yang juga bisa digunakan untuk kepentingan hipnosis atau kepentingan acara resmi lainnya.

“Marketing adalah ujung tombaknya”
Setidaknya begitulah kata bos geng solo. Mpek Cahyo. Jadi apapun jualannya, apapun produksinya, marketing adalah hal yang mutlak dilakukan. MUTLAK!

***

Ya memang beberapa kali terlintas dalam pikiran “apa aku bisa mengandalkan apa yang akulakukan untuk menjamin kehidupan orang-orang di sekitarku di masa depan?”
But, so what! I’ve going this far. No way back for me. However its wrongway!
Sebuah penghinaan terhadap Tuhanku ketika aku meragukan kebesarannya untuk mengarahkan aku ke jalan yang benar.

 ***

By the way ada satu video sulap nih, yah walau yang edit salah-salah tapi tetep thanks full buat yang ngeditin pake hp :v (cc : nilkud <3 )


Selasa, 14 Mei 2013

Sehubungan dengan adanya suatu virus yang menjangkit, yaitu virus perkelincian... maka untuk beberapa waktu kedepan akan diulas berbagai macam hal mengenai kelinci... sekaligus pamer kelinci... :P

Ada apa sih dengan hewan berbulu yang satu ini?

Tunggu aja ulasannya mengapa hewan ini menjadi menarik untuk lebih didalami...
:B