Berdehem-dehem dia diserang bau dupa yang menyengat
Sedikit ditahannya sesak dada tubuh ringkihnya
Tersenyum patung dewa di antara lilin-lilin itu melihat Pak Tua
Hei! Patung-patung itu memang selalu tersenyum di sana
Entah apa yang ada dalam benaknya
Memejamkan mata, dengan dupa di depat dahinya
Beberapa lama dia berdiri di sana
Tiga ayunan dupa disusul kepalan tangan mengakhiri doanya
Tergopoh-gopoh ia membawa diri kembali ke gubug itu
Semakin pusing aku melihat tingkahnya malam ini
Mungkin ranjang berdebu itu sedikit kecewa
Malam ini Pak Tua tidak langsung menidurinya
Pak Tua lebih memilih duduk memasukan lembaran kertas dalam kertas lain
Aku suka warna kertas pembungkus itu
Sama seperti lilin-lilin raksasa tadi
Berderit-derit kursi yang dipungutnya tempo hari
Nada itu menghipnotisku untuk memejamkan
Aku tetap setia menemaninya malam ini walau sedikit kantuk
Namun, rasa penasaranku belum terobati
Untuk apa kertas-kertas itu
Aku kira Pak Tua suka mengkoleksi kertas-kertas itu
Ah! aku tak tahu apa yang dilakukannya
Apa peduliku?
Toh aku hanya seekor anjing pincang
.....
Sedikit ditahannya sesak dada tubuh ringkihnya
Tersenyum patung dewa di antara lilin-lilin itu melihat Pak Tua
Hei! Patung-patung itu memang selalu tersenyum di sana
Entah apa yang ada dalam benaknya
Memejamkan mata, dengan dupa di depat dahinya
Beberapa lama dia berdiri di sana
Tiga ayunan dupa disusul kepalan tangan mengakhiri doanya
Tergopoh-gopoh ia membawa diri kembali ke gubug itu
Semakin pusing aku melihat tingkahnya malam ini
Mungkin ranjang berdebu itu sedikit kecewa
Malam ini Pak Tua tidak langsung menidurinya
Pak Tua lebih memilih duduk memasukan lembaran kertas dalam kertas lain
Aku suka warna kertas pembungkus itu
Sama seperti lilin-lilin raksasa tadi
Berderit-derit kursi yang dipungutnya tempo hari
Nada itu menghipnotisku untuk memejamkan
Aku tetap setia menemaninya malam ini walau sedikit kantuk
Namun, rasa penasaranku belum terobati
Untuk apa kertas-kertas itu
Aku kira Pak Tua suka mengkoleksi kertas-kertas itu
Ah! aku tak tahu apa yang dilakukannya
Apa peduliku?
Toh aku hanya seekor anjing pincang
.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar